Cari Blog Ini

Selasa, 04 Oktober 2011

Fenomena "Hello Matahari"

Merupakan fenomena optik yang menampilkan bentuk cincin di sekitar sumber matahari (seperti berbentuk mata/optik) dan disekitarnya ada warna-warni seperti pelangi,
Berikut adalah gambar-gambar yang berhasil diambil oleh teman-teman di kantor saat kejadian tersebut:



Bagaimana Hal ini Bisa Terjadi?
Halo, dalam bahasa dan tulisan Latin ἅλως, juga disebut sebagai nimbus atau gloriole. Merupakan fenomena optik yang menampilkan bentuk cincin di sekitar sumber cahaya. Di alam biasanya kita lihat saat bulan purnama atau saat matahari terang di siang hari.
Fenomena tersebut terjadi akibat refleksi dan refraksi cahaya matahari/bulan oleh kristal-kristal es yang terdapat di awan cirrus, awan yang terletak di tingkatan atmosfer yang disebut troposfer, sekitar 5-10 km dari permukaan bumi.
Halo adalah fenomena optikal berupa lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya Matahari atau Bulan. Fenomena Halo adalah lingkaran seperti pelangi yang mengelilingi matahari. Halo adalah fenomena yang lebih sering terjadi di langit.
Pada umumnya halo melibatkan putaran radius 22° halo dan sundogs (Parhelia). Dalam gambar diatas, menunjukan matahari di kelilingi oleh 22° halo dan dilambungi (sisi) oleh sundogs. Parhelic circle adalah biasan cahaya kristal yang melepasi sundogs dan mengelilinginya. Kadangkala ia melapisi keseluruhan ruang langit dalam latitut yang sama dengan matahari. Pembinaan tangen ketinggian dan rendah (Upper Tangent arc and Lower Tangent arc) menyentuh secara terus dengan 22° halo sama ada di atas atau dibawah matahari. Pembuatan Lengkungan (Circumzenithal arc) akan terjadi di atas kristal tersebut.
Radius 22° gerhana matahari tidak kelihatan. Ia seperti helaian yang berlapis-lapis atau habuk pada permukaan awan cirrus yang nipis. Awan ini sejuk dan mengandung kristal es walaupun pada iklim yang sangat panas.
Gerhana matahari sangat besar, selalu mempunyai diameter yang sama dalam posisinya di langit. Kadang-kadang hanya sebagian saja yang muncul. Semakin kecil cincin cahaya yang terbias muncul mengelilingi matahari atau bulan, dihasilkan oleh corona dari lebih banyak tetesan air daripada dibiaskan oleh kristal es, hal ini bukan berarti menunjukkan bahwa hujan akan turun.

Saat awan cirus hanya merefleksikan dan merefraksikan cahaya matahari, biasanya halo yang terbentuk hanya cincin yang tak berwarna. Namun jika pada sudut yang tepat, bisa terjadi juga dispersi sehingga cincin yang terjadi juga berwarna seperti halnya pelangi. Contoh refraksi yang sederhana adalah saat anda melihat sedotan dalam gelas berisi air terlihat patah, atau permukaan dasar kolam yang terlihat menjadi lebih dekat ke permukaan daripada yang sebenarnya.
Refleksi yang terjadi saat cahaya melewati titik air, es atau kristal yang transparan hanya terjadi pada sudut tertentu saja. Sudut ini ditentukan oleh index refraksi medium tersebut. Contoh sederhana saat kita melihat akuarium pada sudut tertentu kaca akuarium yang tembus pandang tiba-tiba menjadi cermin, memantulkan bayangan isi akuarium.
Pada gambar dibawah ini, juga terlihat adanya halo pada cahaya lampu di daerah yang bersalju:

Klik gambar untuk melihat animasi halo
Fenomena Halo, Fenomena Biasa
Prakirawan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Susi Susiana, menyebutkan bahwa fenomena halo merupakan fenomena biasa yang bisa terjadi di seluruh muka bumi.
Bulatan halo di langit terbentuk karena adanya reaksi optik ketika sinar matahari dibiaskan kristal-kristal air pada lapisan awan tipis cirrus.
“Fenomena alam itu lumrah dan bisa terjadi di mana saja, seperti pelangi mengelilingi matahari atau bulan. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan cuaca,” kata Susiana saat menghadiri Peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-60 tahun 2010 di Lembang Kabupaten Bandung.
Ia menyebutkan, fenomena halo mungkin jarang terjadi di daerah tropis, namun di belahan bumi Eropa fenomena itu sering terjadi.
Halo, selain terjadi dalam bentuk lingkaran penuh dengan bagian pinggir berbingkai warna pelangi, juga bisa terjadi dalam lingkaran separuh dengan pusat pada cahaya matahari.
Susiana menyebutkan, bila ingin melihat halo, kedua mata harus dilindungi dari pancaran sinar matahari.
“Jangan sesekali terlalu lama memandang halo, kalau perlu memakai kacamata hitam atau tiga dimensi, hindari kilauan pada kaca atau cermin,” katanya.
Khusus bagi mereka yang hendak mengambil foto dengan menggunakan kamera single lens reflex (SLR), sebaiknya tidak langsung membidik melalui kotak bidik ke arah halo, karena cahaya matahari akan masuk ke dalam lensa fokus dan bisa merusak retina mata.
Merenungi Fenomena Matahari
Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Asy-Syams ayat 1 – 10, yang artinya:
  1. Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
  2. Demi bulan ketika mengiringinya,
  3. Demi siang ketika menampakkannya,
  4. Demi malam ketika menutupinya,
  5. Demi langit dan (Allah) yang membangunnya,
  6. Demi bumi dan (Allah) yang menghamparkannya,
  7. Demi jiwa dan (Allah) yang menyempurnakannya,
  8. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa kefasikan dan ketakwaan,
  9. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,
  10. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya,
Bila kita baca dan renungkan ayat-ayat pendek surat Asy-Syams tersebut, terasa ada nuansa ”psiko-astronomis” (kalau boleh disebut demikian) yang sangat kuat. Allah bersumpah untuk menjadi perhatian hamba-hamba-Nya dengan menyebut fenomena-fenomena astronomis yang diakhiri dengan fenomena kejiwaan.
Banyak makna bisa diungkap dari fenomena astronomis itu yang mungkin jarang kita renungkan untuk menyucikan jiwa kita. Misalnya, matahari sesaat setelah terbit yang disebut di awal surat.
Matahari di kaki langit tampak lebih besar daripada ketika berada di atas kepala. Padahal, ukuran piringan matahari itu tidak berubah, selain efek refraksi atmosfer yang menyebabkannya tampak sedikit lonjong. Besarnya sekitar setengah derajat atau kira-kira setengah lebar ujung telunjuk bila direntangkan ke depan sepanjang lengan.
Pola pikir manusia yang bersifat nisbi menyebabkan kesan besarnya matahari di kaki langit. Ketika itu matahari tampak besar karena dibandingkan dengan latar depan pepohonan, bangunan, atau benda lainnya yang tampak kecil di kejauhan. Demikianlah, jiwa manusia cenderung merasa diri besar, kuat, kaya, pandai, atau terhormat karena membandingkannya dengan yang kecil, lemah, miskin, bodoh, atau jelata.
Matahari ketika tengah hari tampak kecil karena dibandingkan dengan langit yang luas. Demikian pula pola pikir yang nisbi akan membawa kita sampai pada kesimpulan diri kita kecil, lemah, miskin, bodoh, atau terhina bila kita menyadari ada yang lebih besar, lebih kuat, lebih kaya, lebih pandai, dan lebih terpuji.
Itulah ”psiko-astronomis” fenomena matahari. Memang, fenomena alam dengan proses spesifik yang disebut di dalam Surat Asy-Syams kaya akan pelajaran untuk direnungkan. Matahari sebagai objek sentral pada empat ayat pertama tampaknya dijadikan perlambang untuk perenungan.
Matahari memberikan sinar pada bulan yang mengiringinya sehingga manusia bisa menentukan penanggalan qamariyah. Matahari memberikan cahaya terang dan kehangatan pada siang hari sehingga manusia bisa beraktivitas. Matahari bersembunyi di balik horizon pada malam hari agar manusia bisa beristirahat.
Perenungan fenomena alam semestinya membimbing kearah penyucian jiwa, menyadari kenisbian manusia. Sifat dan sikap takabur merupakan pengotor jiwa yang bisa muncul dalam bentuk sikap otoriter, diskriminatif, dan menindas.
Imam Ghozali pernah berpesan, jadilah Muslim seperti matahari. Ia bersinar karena kualitas pribadinya. Dan ia mampu menerangi dan menghangatkan sekitarnya. Mampu memberi manfaat bagi masyarakatnya.
Referensi:
  • Sumiyanta, Vienny, terima kasih photo-photonya (11.06.2010).
  • Fenomena halo, http://wikimedia.org,
  • Fenomena halo warnai hari meteorologi (23.03.2010), http://antaranews.com,
  • Merenungi fenomena matahari (11.09.2007),,, http://id.shvoong.com,

Jumat, 14 Januari 2011

Kenapa Otak Harus Sering dipakai??

Dalam bekerja sehari-hari, ada sebagian orang yang lebih banyak menggunakan otak ketimbang ototnya. Orang-orang semacam itu tak punya pilihan, untuk selalu menjaga kesehatan organ tubuh vital satu-satunya itu. Syukur-syukur bukan cuma menjaga, tapi juga mengoptimalkannya.

"Kalau dia itu nasinya tolong yang banyak, Bu. Dia 'kan kuli pasar," ujar Yanto kepada ibu penjual nasi, sambil menunjuk Joko. Celetukan di sebuah warung nasi itu langsung menyegarkan suasana yang sangat panas. Joko, seorang designer creative sebuah media cetak, pun cuma bisa senyum-senyum saja. Sudah biasa baginya diejek seperti itu.

Diejek? Ya, tentu saja. Jelas-jelas ia bukan kuli pasar. Untunglah ia tidak marah, sebab memang sudah jadi kebiasaannya, makan siang dengan porsi berlebih.

Bagi Joko, baik kuli pasar - yang konotasinya cuma bekerja mengandalkan fisik - atau tukang kreatif seperti dia, tetap harus makan dalam jumlah yang cukup. Kalau asupan kurang, seorang kuli pasar tidak akan punya tenaga untuk mengangkut beban. Sementara Joko, otaknya yang tidak mau diajak kompromi.

Obrolan tadi memang mewakili pandangan banyak orang selama ini tentang dua jenis pekerjaan. Kerja otot dan kerja otak. Keduanya berbeda, bahkan bisa dibilang bertolak belakang. Coba renungkan, Anda termasuk yang mana?

Wendy, penulis blog yang sedang jauh dari rumah, menulis di halaman situs blognya, "Dari segi gengsi, kerja pake otak kedengarannya memang lebih keren karena (biasanya) identik dengan pakaian rapi, kubikel dengan komputer, parfum, AC, dan dasi. Sedangkan kerja otot identik dengan keringat, ban berjalan, mesin-mesin, dan rutinitas." Apa benar?

Agak sedikit berbeda, Nugroho, MM, ACS, CL, tokoh pendidikan muda yang visioner dan enerjetik mencoba membedah kerja otot versus kerja otak ini. Menurutnya, kerja otot dan kerja otak, berujung pada si Sukses dan si Gagal, si Bahagia dan si Menderita. Wah!

Penjelasannya begini. Bila seseorang menjalani hidupnya dengan lebih dominan mengandalkan ototnya, akan mendapatkan hasil yang berbeda dari orang yang lebih dominan dalam mengandalkan otaknya. Orang yang mengandalkan otot adalah tipe orang yang bekerja sendiri (one man show) sementara orang yang bekerja dengan otaknya akan bekerja dengan melibatkan orang lain seraya membangun kerjasasama tim. Istilahnya, (team work building).

Orang yang mengandalkan otot cenderung tidak punya waktu untuk dirinya sendiri. Sementara orang "berotak" lebih fleksibel dalam pengaturan waktu. Sebabnya, orang yang bekerja sendiri tidak berani atau bahkan mungkin tidak tahu bagaimana mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain. Sementara yang bekerja dalam tim cenderung saling membantu dalam menjalankan tugas.

Namun tulisan ini tidak akan berlarut-larut dalam polemik perbedaan kerja otot dan kerja otak. Mari mengupas bagaimana jika kita termasuk orang yang mengandalkan kerja otak. Apa yang mesti kita persiapkan agar otak senantiasa siap diajak bekerja. Kalau perlu sampai lembur.

Mirip komputer

Otak, sampai sekarang masih menyimpan banyak misteri. Sigmun Freud, si pakar psikoanalisa itu, berteori, otak manusia adalah segala-galanya. Sedangkan dalam buku Use Your Head, Tony Buzan menyebutkan, otak ibarat raksasa tidur. Sebabnya, banyak hal yang belum diungkap secara keilmuan.
Sejauh ini sering kita mendengar, otak terbagi menjadi dua bagian penting, yakni otak kanan dan otak kiri. "Otak kiri untuk hal-hal yang rasional, nyata, berpikir linier. Sedangkan otak kanan kaitannya dengan imajinasi, musik, kesenian, merasa bahagia, konstruksional," tutur dr. Samino, Sp.S. (K), spesialis saraf dari RS Islam Cempaka Putih.

Kenyataannya, selama ini kebanyakan hanya otak kiri yang diberdayakan. Tapi sejak munculnya istilah kecerdasan emosi, otak kanan pun mulai banyak dibahas. Trik dan metode mengoptimalkan otak kanan mulai bermunculan.

Kedua "otak-otak" itu memang harus dimanfaatkan secara seimbang. Pasalnya, memori yang dibangun otak kiri akan menjadi memori jangka panjang yang disimpan otak kanan. Jadi, antara otak kiri dan kanan, punya semacam jembatan penghubung.

Jika dianalogikan, otak mirip komputer. Mungkin inilah sebabnya, di Tiongkok, komputer diistilahkan sebagai jun nye, yang arti langsungnya "otak listrik" atau otak yang bekerja pakai listrik. Seluruh aktivitas tubuh merupakan refleksi dari program-program yang ada di dalam otak.

Chip-nya otak adalah neuron atau sel saraf. Neuron adalah sel yang mempunyai juluran-juluran yang menghantar rangsangan. Juluran yang menghantar rangsang ke badan sel yang mengandung inti di dalamnya disebut dendrit. Sedangkan juluran yang menghantar rangsang keluar dari badan sel disebut akson.

Sel-sel saraf yang berhubungan satu sama lain membentuk suatu jaring perkawatan. Hubungan antara satu sel saraf dengan sel saraf lain disebut sinapsis. Makin rimbun hubungan antarsel saraf, makin tinggi kecerdasannya. Jadi, tingkat kecerdasan tidak berkaitan dengan besar atau berat otak, yang sekitar 1,5 kg itu.

Makin banyak dan baik asupan program yang terjadi pada proses belajar, makin banyak percabangan juluran sel saraf yang terjadi. Ini berarti daya mengingat meningkat. Jadi, ingatan terwujud sebagai cabang-cabang juluran sel sarah dengan sinapsis-sinapsisnya.

Tapi masalahnya, jumlah sel saraf tidak dapat bertambah. Malah bisa menyusut seiring tambah usia. Kematian sel otak bahkan sudah dimulai semenjak kelahiran.

Karena sel-sel otak tidak diperbarui sejak kita lahir, jumlah totalnya akan mulai berkurang. Percabangannya memang dapat terbentuk terus hingga usia lanjut. Hanya saja, sama seperti alat yang jika jarang digunakan bakal timbul masalah, begitu pula otak. Kalau jarang digunakan, otak akan melisut. Percabangan juluran sel saraf juga rusak dan menggersang.

"Jadi, jika mau bugar otaknya, pakai terus!" saran Samino, menyimpulkan segala kerumitan tentang persarafan di dalam kepala ini.

Use it or loose it

Agar dapat sepenuhnya menggunakan potensi otak, kita harus belajar memandangnya sebagai bagian dari tubuh kita. Sama seperti otot dan sendi yang menjadi kaku bila tidak digunakan, otak pun akan kehilangan kemampuannya bila tidak dimanfaatkan. Seperti halnya peregangan dan olahraga untuk memelihara kondisi fisik, kita juga perlu meregangkan dan melatih otak untuk memelihara dan mengembangkan "kondisi otak" kita.

Ada banyak cara untuk merawat otak. "Yang penting memperhatikan gaya hidup saja. Gaya hidup ini meliputi pola makan, pola latihan fisik, dan pola tidur," tegas Samino.

Memperhatikan pola makan, termasuk di dalamnya menjauhi kebiasaan merokok dan makan makanan yang mengarah terjadinya sklerosis pembuluh darah. Pola pikir juga penting diperhatikan, sebab ketika otak bekerja ia menghasilkan zat-zat sampah yang akan mengganggu metabolismenya. "Jadi perlu di-recovery. Kalau tidak otak akan kelelahan," tambah Samino.

Untuk menjaga agar otak tidak lelah, maka tubuh perlu tidur rata-rata enam jam sehari. Namun, meski tubuh tidur, otak sebenarnya tidak sepenuhnya istirahat. "Ia tetap bekerja meski dalam kondisi basal, yakni kerja minimal untuk memberikan pengaturan bagi sistem tubuh," kata Samino.

Mengenai lamanya tidur, Samino menegaskan, "Tidak tergantung umur. Tidur yang bagus ya segitu. Memang, pada orang tua tidurnya kurang. Ada yang cuma empat jam atau bahkan dua jam. Tapi itu 'kan karena ada masalah. Sel-sel otaknya banyak yang mati, jadi mengganggu pola tidurnya. Umur yang bertambah memang membuat tubuh akan melisut. Akan terjadi kemunduran baik secara fisik maupun faal. Rambut memutih, tulang mengeropos, dan begitu juga otaknya."

Karena otak berhubungan dengan setiap bagian lain tubuh, olahraga fisik juga menjadi bagian tidak terpisahkan dalam memelihara otak agar selalu dalam kondisi puncak. Aktivitas intelektual macam berdebat dan memainkan permainan strategi seperti catur dan "Go" merupakan olahraga otak yang sangat baik.
Belajar juga salah satu cara untuk memelihara - bahkan dapat meningkatkan kemampuan otak. Jangan puas dengan karir yang dicapai hari ini. Jika memungkinkan, Samino menyarankan agar terus ditingkatkan. Prinsipnya no time for loose sebab sel-sel otak itu hanya mengenal hukum use it or loose it.

Optimalkan bersama ALISSA

Untuk mengoptimalkan otak, dalam bukunya Manajemen Kecerdasan, Taufiq Pasiak - dosen Anatomi Sistem Saraf Pusat Universitas Sam Ratulangi, Manado - menjabarkan enam cara yang untuk memudahkan disingkat menjadi ALISSA (Amankan, Latihan fisik, Informasi dan gizi, Santai, Sosialisasi, Aku mencintai).

Apa maksud itu semua, mari kita kupas lebih dalam.

Amankan, maksudnya selalu melindungi otak. Meski dijaga berlapis-lapis struktur - termasuk adanya cairan yang berfungsi sebagai peredam kejut (shock absorber) - otak sangat rentan terhadap penyakit dan trauma fisik. Waspadai penyakit ringan - macam flu - yang dapat berpotensi merusak otak kalau tidak diantisipasi dengan baik. Trauma lahir juga dapat merusak otak dan menghambat perkembangan, termasuk perawatan bayi yang tidak semestinya.

Latihan fisik penting, tapi bukan satu-satunya cara membuat otak menjadi kuat sebagaimana didengungkan oleh mereka yang tidak melatih otak. Latihan fisik hanya melatih sedikit daerah sensorik otak dan semua daerah motorik.

Latihan fisik paling baik jika melibatkan dua bagian tubuh, kiri dan kanan, secara seimbang, terutama jika jari-jemari dilibatkan secara intens. Dari semua bagian motorik tubuh, jari-jemari dan lidah memiliki daerah pengaturan yang paling besar di otak.

Segala informasi, terutama yang baru dan unik, serta makanan bergizi punya peran penting pada pembentukan dan pengayaan sinaptik pada sel-sel saraf. Zat gizi seperti omega-3 dan omega-6 dapat menguatkan fungsi sel saraf sebagai penguat (booster) bagi dirinya sendiri. Yang jauh lebih penting, memberikan ASI kepada bayi, sebab kandungan DHA-nya lebih baik dan lebih banyak dibanding susu formula.

Otak memang tak kenal istirahat. Namun konsolidasi memori antar-sel saraf akan optimal saat otot-otot tubuh istirahat tidur. Saat itulah otak sedang santai. Ada banyak cara untuk menyantaikan otak, seperti mendengar musik, menulis puisi, mencermati lukisan naturalisme, atau yang lebih teknis: meditasi. Otak yang santai dapat menjadi alat untuk self therapy.

Sosialisasi membuat semua organ perifer otak, seperti indera-indera, selalu terangsang. Bagian sentral, terutama kulit otak dan sistem limbik, dapat bekerja secara baik. Dengan mengobrol, rasa dan rasio dapat terangsang. Sosialisasi akan melatih kekuatan emosi (EQ), kemantapan spiritual (SQ), dan kecerdasan rasio (IQ).

Mencintai sangat baik bagi otak. Bawaan manusia antara lain need of affection, kebutuhan akan kasih, sayang, dan cinta, dalam kehidupan sehari-harinya. Cinta yang paling baik adalah memberi daripada menerima. Banyak penelitian otak yang membuktikan bahwa pengeluaran hormon stres dapat dihambat dengan perasaan yang penuh cinta dan kasih sayang. Tiga sifat yang sangat ampuh merusak otak adalah iri, serakah, dan sombong.

Nah, dengan ALISSA ini, semoga mereka yang melakukan kerja otak bisa lebih mengoptimalkan otaknya.

sumber : intisari-online.com

Kamis, 13 Januari 2011

Hotspot Area

Hotspot, berarti area yang menyediakan jasa internet gratis menggunakan teknologi wireless atau tanpa kabel. Pengguna notebook atau periferal lain yang sudah dilengkapi teknologi ini dapat dengan mudah mengakses internet hanya dengan mengaktifkan wireless networking service yang cara mengaktifkannya berbeda-beda pada masing-masing alat, maka itu mungkin bantuan lebih lanjut bisa membaca manual dari laptop yang kamu punya.

Hotspot sendiri, ada yang gratis maupun berbayar. Setiap hotspot umumnya mempunyai persyaratan siapa yang bisa menggunakan jasa hotspotnya, entah itu melalui password atau semacam voucher (untuk yang berbayar).


Apa itu Blog?

PENGERTIAN BLOG
Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.
Secara garis besar, Weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen(file-file WOrd,PDF,dll), gambar ataupun multimedia.
Para pembuat blog dinamakan Blogger. Melalui Blognya, kepribadian Blogger menjadi mudah dikenali berdasarkan topik apa yang disukai, apa tanggapan terhadap link-link yang di pilih dan isu-isu didalamnya. Oleh karena itu Blog bersifat sangat personal.
Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika Blog memuat tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain.

SEJARAH BLOG
Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman "What’s New" pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape.
Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya "Justin’s Home Page" yang kemudian berubah menjadi "Links from the Underground" yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.
Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada masih sangat sedikit. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.
Namun saat ini, kita tidak perlu menjadi seorang programmer untuk menjadi seorang Blogger, karena kita dapat menampilkan seluruh isi dalam web dengan mudah melalui menu editor yang telah disediakan.
Keuntungan dari penggunaan Weblog antara lain:
  1. Melalui weblog,kita dapat memperluas hubungan teman/ kenalan hingga dapat membentuk suatu komunitas yang besar.
  2. Weblog melebihi surat elektronik (Email), karena satu posting blog yang anda bahas, dapat dibaca oleh pengunjung blog yang tak terbatas. Beda dengan email yang hanya bisa dibaca oleh orang yang kita kirimkan. Selain itu, pengunjung blog juga dengan cepat dapat memberikan respon terhadap posting blog melalui komentar yang dapat langsung dituliskan di blog tersebut.
Seiring perkembangan weblog dari waktu ke waktu, pengertian weblog juga akan berkembang seiring dengan ide - ide dan kemauan para Blogger.

Senin, 10 Januari 2011

Cara Membuat Blog

Langkah 1: Daftar Google

Daftarkan Diri Anda di Google

Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.

Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.

Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.

Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.

Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah.

Halaman Pertama

Langkah 2: Daftar Blog

Lengkapi Pendaftaran Anda

Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.

Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.

Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.

Silahkan lengkapi.

1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.

2. Lengkapi data yang lainnya.

3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?

Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan.

Form Pendaftaran 1

Form Pendaftaran 2

Langkah 3: Membuat Blog

Memilih Nama Blog dan URL Blog

Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar.

Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.

Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://aris-rustanto.blogspot.com
sebagai alaternatif, bisa juga http://arisrustanto.blogspot.com.

Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.

Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di
https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal

Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan nama Anda.

Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.

Proses Pembuatan Blog

Langkah ke 4 Blog Template

Pilih desain yang sesuai dengan selera Anda.

Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.

Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.

Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Lihat yang saya tunjuk dengan panah merah buatan saya.

Setelah itu Anda klik tanda panah yang bertuliskan LANJUTKAN

Memilih Tema

Belajar Membuat Blog Selesai

Sekarang tinggal posting, pengaturan, dan tata letak

Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).

Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman, dan penggantian tema jika Anda menginginkan tema yang lain. Ini untuk tingkat lanjut.

Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam, saya anjurkan Anda membaca ebook Nge-Blog Dapat Duit.

Pada ebook tersebut, bukan hanya diajarkan cara nge-blog, tetapi juga bagaimana mendapatkan uang dari blog.